Home / Berita & Opini / GURUMU PILIHANMU !

GURUMU PILIHANMU !

GURUMU PILIHANMU !

Seorang guru sangatlah mutlak adanya dalam ajaran agama Islam, karna dengannya, manusia bisa menentukan siapa dan apa dia sebenarnya, sekalipun manusia mengkaji beberapa buah kedisiplinan ilmu yang benar namun kepada guru yang salah, maka selamanya ia pun juga akan keliru dan salah, bahkan karna kesalahan dalam memilih guru pun bisa menyebabkan seseorang terjerumus dalam api neraka dikarenakan tanpa ia sadari telah menipu Allah dan Rosulullah didalam mengajarkan Agama dan menyebarkannya. Na’udzu billahi min dzalik.

إن هذا العلم دين ، فانظر عن من تأخدوان دينه

” Sesungguhnya ilmu adalah bagian daripada agama, maka lihatlah dari siapa dia mengambil agamanya (ilmunya) “

Karena hal tersebut, dalam kajian Tasawuf diterangkan bahwa jika seseorang telah menemukan guru yg sebenarnya, guru yang jelas sanad keilmuanya dan nyambung kepada Rasulullah, hendaklah ia memegang erat dan teguh didalam menjalin hubungan sosial dan emosional dengannya, karena sebab guru (yang benar) bisa memasukkan seseorang kedalam surganya Allah SWT.

Guru dalam ajaran Tasawwuf diibaratkan seperti belerang merah ” الكبريد الأحمر ” yang jika ditinjau dari segi ilmu Kimia, setiap besi dicelupkan kedalamnya akan menjadi emas, dan hal trsebut bisa diartikan seburuk dan sejelek apapun manusia jika mempunyai guru yang benar, tentunya dengan ajaran yang benar pula, ia diharapkan bisa dan akan mampu menjadi sesuatu yang berharga dihadapan masyarakat, Allah dan Rasulnya.

Namun sebaliknya, jika manusia tidak berguru bahkan berguru kepada guru yang salah maka selamanya hidupnya dia akan berada dalam kesesatan yang nyata.

ومن يضلل الله فلن تجد له وليا مرشيدا

” orang yg dikehendaki sesat oleh Allah, maka dia tidak akan pernah menemukan seorang wali (sebagai panutan) dan mursid (guru)”

Oleh karenanya didalam menyusuri hidup, hendaknya seseorang tidak salah didalam memilih dan menentukan seorang guru, karena dengan guru yang benar manusia bisa tau apa dan siapa dia sebenarnya dan lalu dengan adanya guru yang benar pula manusia bisa menentukan akhir kehidupannya, ke neraka atau kesurga-Nya..

Wallahu a’lam bisshowab….(fm).

(Sumber : Ceramah KH. Musthofa Qhutbi Badri),

Paiton, 4 Maret 2018

 

Publisher : Sanusi Wardana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *