oleh

AKU BANGGA, GURUKU ORANG-ORANG PESANTREN

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren
Engkau mengajari aku
Engkau pantas digugu dan ditiru
Engkau mendidik aku dengan akhlakul karimah
Dengan budi pekerti, niat ikhlas dan pendidikan Islam nan sejati

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren
Aku memujamu
Dengan doa dan selalu mengenang jasa-jasamu
Tanpamu aku tak berarti apa-apa
Mungkin sudah engkau mendahului aku
Tapi aku tetap rindu padamu
Kepergianmu aku tetap melayangkan Fatihah setiap usai shalat di atas sajadah

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren
Jujur aku
Aku asli kelahiran Sumenep Madura
Aku tak pernah melawan guru dan kedua orang tua
Aku orang kepulauan
Pulau kecil yang terpencil
Kedua orang tuaku bukan orang kaya
Miskin ilmu miskin harta
Tapi aku bangga
Karena aku dimondokkan
Di Pondok Pesantren
Dan aku selalu merasa nyaman dan kerasan

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren
Guruku yang mengajarkan
Aku yang mendengarkan
Guruku yang melukiskan
Aku berusaha untuk menggambarkan
Aku belajar
Berusaha tak mau berbuat onar
Meski aku tidak terkenal
Dari pada aku berbuat nakal

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren
Aku diajari bersila
Mengaji kitab kuning dan akhlak mulia

Aku bangga, Guruku orang-orang Pesantren

Kraksaan, 4 Februari 2018

Komentar

Informasi Terbaru