oleh

Kepemimpinan Pesantren Badridduja, Tempo Dulu dan Kini

Pesantren Badridduja besar karena nama besar Sang Pendiri, KH.Badri Mashduqi. Tempo dulu, Kiai Badri memimpin pesantren seorang diri. Beliau pendiri, pengasuh Pesantren, Ketua Yayasan, begitu juga terjun langsung mengajar. Lepas dari itu, beliau menemui tamu, aktif di kegiatan Thariqah (Tijaniyah), dan kegiatan – kegitan lainnya.

Tempo dulu, Kiai Badri sendiri. Meski juga ada para pembantunya, pengurus dan para Ustadz. Kiai Badri, pendiri Pesantren Badridduja dalam usia yang relatif muda. Masa dulu tidaklah gampang mendirikan Pesantren. Jika tidak karena ketokohannya cukup mumpuni dan termasuk keilmuannya diakui di masyarakat, maka terasa sulit mendirikan Pesantren.

Kiai Badri tempo dulu, mendirikan Pesantren Badridduja pada tahun 1967 M. Baru kemudian, lambat laun mendirikan lembaga-lembaga pendidikannya. Dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai Madrasah Aliyah. Sementara Madrasah Keagamaannya (Diniyah), ada Madrasah Diniyah dan Madrasah Asas lil Ulumil Islamiyah.

Kini, kepemimpinan Pesantren Badridduja telah berjalan secara kolektif. Setelah Kiai Badri wafat (2002 M.), Pengasuh Pesantren Badridduja periode kedua, KH.Tauhidullah Badri sebagai penggantinya. Ketua Yayasan Badridduja, KH.Muzayyan Badri. Sementara putera tertua, KH.Musthafa Quthbi Badri sebagai Ketua Ri’asah Ma’ahid Badridduja. Pendek kata, kepemimpinan kolektif terbangun.

Kini, Badridduja boleh dibilang pesat atau perkembangannya terus melaju dengan cepat. Seiring perkembangan lembaganya, seperti berdirinya lembaga baru, SMP Badridduja dan SMA Badridduja. Inilah sesungguhnya pertanda benih-benih kemajuan yang cukup diapresiasi. Madrasah Asas pun bisa membuktikan kemajuannya, yang tak lagi santrinya hanya sebatas di dalam negeri, tapi di tahun pelajaran 2016/2017 terdapat santri dari luar negeri (jika tidak salah 3 Orang dari Malaysia). Ini tentu bukanlah kebetulan, sungguh merupakan langkah kemajuan yang juga patut diapresiasi.

Semoga Badridduja tambah jaya…. Aamin.

 

Komentar

Informasi Terbaru