oleh

KH. Abdurrazzaq : Kiai Badri itu Mustaqim dan Menjaga Persatuan

KH.BADRI MASHDUQI ITU MUSTAQIM DAN MENJAGA PERSATUAN

Pandangan KH.Abdurrazzaq tentang Kiprah KH.Badri Mashduqi dalam Thariqah Tijaniyah di Indonesia. KH.Abdurrazzaq adalah Muqaddam Thariqah Tijaniyah Rembang. Beliau masih terbilang paman Almarhum KH.Maimun Zubair, Sarang. “Saya masih pamannya KH.Maimun Zubair,” tegas KH.Abdurrazzaq kepada penulis. Setelah Halaqah Ilmiah Para Muqaddam dalam rangka Idul Khotmi Nasional ke-227 yang berlangsung di Jatibarang Brebes Jawa Tengah pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019, penulis mewawancarai beliau. Berikut hasil wawancara penulis dengan KH.Abdurrazzaq:

Saya diajak dan diundang oleh KH.Badri Mashduqi dalam acara Idul Khotmi pertama di Lumajang. Pembicaranya waktu itu KH.Fu’ad Hasyim dari Buntet Cirebon. Waktu itu saya sudah masuk Thariqah Tijani. Saya sendiri dibaiat di Mekkah, dibaiat oleh Syaikh Ali Al-Miknasi. Ketika di Lumajang (Idul Khotmi), saya mengisi doanya.

Keakraban saya dengan KH.Badri Mashduqi, setiap Idul Khotmi, saya diundang dan pernah juga saya diundang oleh KH.Badri Mashduq dalam acara Idul Khotmi di Probolinggo. Kiai Badri sendiri juga pernah saya undang dalam sebuah acara yang berada di tempat saya, di Rembang. Saya mengundang KH.Badri Mashduqi untuk acara yang berlangsung di Rembang dan juga yang mengisi acaranya waktu itu adalah Syaikh Muhammad Al-Basyir dari Muritania.

Tentang sosok KH.Badri Mashduqi dalam perjuangannya untuk Thariqah Tijaniyah di Indonesia, beliau (KH.Badri Mashduqi) itu “mustaqim,” lurus dan tegas, beliau betul-betul memperjuangkan kemajuan Thariqah dan peduli kepada ikhwan Thariqah Tijaniyah.

Dalam perjuangan KH.Badri Mashduqi yang berhubungan dengan pemerintah, bagaimana Thariqah ini bisa diterima oleh berbagai kalangan. Kiai Badri juga ihtiram, sangat menghargai thariqah-thariqah lain. Innamal muslim ikhwah, sesama muslim bersaudara.

Bagi KH.Badri Mashduqi, perbedaan itu rahmat. Sudah nash dalam Al-Qur’an bahwa kita memang harus bersatu, Ikhtilafu ummati rahmatun (perbedaan di kalangan umat itu rahmat), ikhtilafu madzahib rahmatun (perbedaan di kalangan mazhab itu rahmat), bukan ‘aduwwun ( bukan permusuhan). Thariqah Tijani adalah thariqah yang menjunjung tinggi persatuan.

Jatibarang Brebes Jawa Tengah,
18-20 Oktober 2019

 

Penulis : Saifullah (Ketua Syaikh Badri Institute)

Publisher : Sanusi

Komentar

Informasi Terbaru