oleh

Mengenang Kecintaan dan Kepedulian Alm Ust. Syahrawi Santri Badridduja

Mengenang Kecintaan dan Kepedulian Alm.Sahrawi, Santri Badridduja

Almarhum Sahrawi, mempunyai kecintaan dan kepedulian besar terhadap guru dan perkembangan pesantrennya, Hadratussyaikh KH.Badri Mashduqi, sang pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Badridduja. Pengasuh kedua pesantren ini (Badridduja), KH.Tauhidullah Badri amat bangga, kagum terhadap peran Ust.Sahrawi, karena dia (Sahrawi) di masa hidupnya aktif, ambil peran, untuk memajukan pesantren yang telah membesarkannya, Badridduja. Peran Sahrawi, setiap tahunnya bisa dipastikan membawa santri baru ke Pondok Pesantrennya, Badridduja. Terkadang dia membawa santri baru, sejumlah empat, terkadang lima anak.

Bahkan, penulis menyaksikan sendiri, ketika berlangsung acara pertemuan alumni dalam acara Harlah PP Badridduja. Penulis kala itu diberi amanah sebagai moderator acara pertemuan alumni. Sahrawi sempat mengungkapkan sambil menangis, “Kaule gik enga’ masanna Almarhum [KH.Badri Mashduqi], messen ka santre. Banto pondhuq. Daddi tore, pasera pole mon tak alumninna se abantowwa pondok. Kaule teap taon maste ngibe santre ka guk entoh [Badridduja]. Terkadhang ngibe santre baru empa,’ terkadhang ngeba lema’ (Saya masih ingat masa Almarhum [KH.Badri Mashduqi], kiai berpesan kepada santri. Bantu pondok! Jadi marilah, siapa lagi kalau tidak karena alumninya yang akan membantu pondok. Saya tiap tahun bisa dipastikan membawa santri ke sini [Badridduja], terkadang bawa empat, terkadang bawa lima),” tegas Alm.Ust. Sahrawi di hadapan peserta.

Sahrawi, semasa hidupnya juga tetap mengabdi di pesantren. Dengan cara dia membantu, apabila pesantren membutuhkan bantuan matrial bangunan. Bisa dipastikan, dia datang ke pesantrennya, Badridduja. Dia pun sering berurun rembuk dengan pengurus dan para ustadz di sana. Kecintaan ke pesantrennya dia tunjukkan, semua putra-putri dia dimondokkan di sana (Badridduja).

Sahrawi juga menjadi Khatib Jum’at di masjid Badridduja. Semasa hidupnya, dia pun aktif dalam acara pertemuan alumni (Probolinggo). Beliau telah tiada. Tinggal kita bisa mengambil pelajaran darinya. Selaku santri, sejatinya bagaimana ikut berperan demi kemajuan pesantrennya setelah terjun ke masyarakat. Tirulah Alm.Sahrawi…!

Paiton, 11 Juli 2019

Saifullah (Santri PP Badridduja)

Komentar

Informasi Terbaru