oleh

Muhasabah Sejenak Oleh Kiai Tauhidullah Badri

Muhasabah Sejenak

Bermuhasabahlah sejenak menengok perjalanan yang sudah kita lalui, Bersyukur terhadap anugrah yang Allah beri, Beristingfar atas dosa yang mengotori diri. Seraya Berdoa semoga amal yang tidak seberapa menjadi amal yang maqbulah dan diridhoi, dan Bermunajat agat selalu istiqamah & meraih husnul khotimah diakhir hayat nanti.

Sudah panjang perjalanan didunia kita lalui…

ماَفَاتَ مِنْ عُمرِكَ لاَ عوَضَ لَهُ وماَ حَصَلَ لكَ منهُ لاَ قِيْمَة َلَهُ
Umur (usia) yg sudah kita lalui tidak dapat kembali (menjadi kenangan dan masa lalu yang terlupakan) , sedang perkara yang bermanfaat (dalam hidupmu,berupa amal, ilmu dsb) tidak dapat dinilai harganya.”

Senantiasa Berikhtiyar untuk selalu berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Meningkakat kualitas Iman, Ilmu, Amal dan Akhlak…

إِنَّ اللهَ لاَيُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوْا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mrubah suatu kaum sehingga mereka merubah diri mereka sendiri” (Q.S. ar-Ra’du [13]: 11).

Albert Einstein mengatakan bahwa orang gila adalah mereka yang ingin perubahan di masa depan tetapi perbuatannya hari ini tidak berbeda dengan kemarin.

Rasulullah saw. bersabda:
مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ

Siapa yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka dialah orang beruntung. Siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka dialah orang tertipu. Siapa yang hari ini lebih buruk daripada hari kemarin, maka dialah orang yang terlaknat”.

Salam ukhwah & Semoga kita Sukses dunia akherat. Aamiin.🌹

 

Penulis : Kiai Tauhidullah Badri

Publisher : Sanusi Wardana

Komentar

Informasi Terbaru