oleh

Pengaruh Shodaqoh dan Do’a Orang Tua Terhadap Pendidikan dan Pembentukan Karakter Anak

PENGARUH SHODAQOH & DO’A ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN DAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK
(Dikutip dari ceramah KH. Tauhidullah Badri)

Dalam suatu kisah diceritakan, bahwa Habib Qosim bin Ahmad Baharun mempunyai anak yang semuanya menjadi orang alim dan menjadi panutan masyarakat, suatu hari kedatangan seorang tamu dan bertanya hal tersebut seraya berkata ” Ya Habib, engkau mempunyai anak yang kesemuanya menjadi orang alim dan menjadi panutan serta bermanfaat untuk masyarakat, kiranya amalan apakah yang engkau amalkan, sehingga mendapatkan anugerah seperti itu? ”
Lalu Habib Qosim menjawab sambil bertanya ” apakah engkau pernah mendo’akan anakmu? ”
“Ya” jawab tamu tersebut
“Seberapa banyak?” Habib kembali bertanya
” setiap habis sholat lima waktu, saya tak lupa untuk mendo’akan anak-anak saya ya habib”
Kemudian habib berkata ” tahukah engkau..! Bahwa setiap aku melihat anak-anakku, ketika dia bermain, nonton kartun kesukaannya, belajar, mandi, memakaikan baju, pokoknya setiap mata ini melihatnya, seketika itu pula aku berdo’a dan meminta kepada Allah untuk menjadikan anak-anakku sebagai orang alim yang diridhoi-NYA dan bermanfaat untuk masyarakat..”.. Subhanallah..

Do’a orang tua sangatlah berpengaruh dalam perkembangan pribadi dan mental anak, karenanya sangatlah penting dalam pendidikan dan pembentukan krakter anak, orang tua juga berperan didalamnya, minimal dgn mendo’akannya anak akan mampu serta bisa untuk menyerap ilmu yg diberikan oleh gurunya.

Begitupula kedudukan shodaqoh orang tua yang didedekasikan untuk anak nya sangatlah berperan banyak didalam membentuk krakter dan kemampuannya didalam masa-masa menempuh pendidikan. Diceritakn bahwa di Irak ada seorang alim yang bernama Syekh ibn Ja’far sangatlah dibenci oleh gubernurnya, sehingga dia berniat untuk mencelakakan Syekh tersebut, namun setiap kali berusaha setiap kali itu juga dia gagal, hingga suatu saat dia bermimpi mau dipukul dengan roti yang sangat besar yang diseret oleh seorang wanita seraya berkata ” jika kau celakakan anakku, maka akan aku hancurkan dirimu dengan roti ini” hardiknya, gubernur pun ketakutan. Hingga akhirnya dg berat dan terpaksa sang gubernur krna mimpi tsb dia mendatangi Syekh dan menceritakan mimpi itu serta niat buruknya, maka Syekh Ibnu Ja’far pun berkata ” Sungguh nyata do’a ibuku, semenjak hidupnya ketika dia setiap kali selesai menyuapiku, beliuapun bersedekah seraya berdo’a Ya Allah jadikanlah anakku orang yang kau ridloi dan lindungilah dia dari perbuatan orang-orang yang menganiaya..”

Dari dua kisah tersebut dapat kita ambil pelajaran bahwa shodaqoh dan do’a orang tua sangatlah berpengaruh terhadap pendidikan dan pembemtukan karakter anak, tinggal sejauh mana kita memohon kpd Allah SWT untuk anak anak kita.

Wallahu a’lam bisshowab..(fm)

 

Penulis : Fathul Mubin

Publisher : Sanusi Wardana

Komentar

Informasi Terbaru