oleh

Pentingnya Mengingat Jasa Para Pahlawan dan Pengamalan Pancasila

Pentingnya Mengingat Jasa Para Pahlawan dan Pengamalan Pancasila

_Oleh: KH Badri Mashduqi_

Bila kita telusuri sejarah kepahlawanan dan kepribadian para pahlawan di negeri kita ini, dan kita mau memeriksa nisan-nisan _pesarean_ para pahlawan itu yang berbaring di Taman Pahlawan atau Taman Kusuma Bangsa, maka hasilnya tidak lain kecuali satu kesimpulan bahwa para pahlawan bangsa di Indonesia mayoritas didominir oleh umat Islam. Betapa hebat dan pentingnya peranan yang dimainkan oleh umat Islam di Indonesia ini.

Kalau kita perhatikan UUD 1945 serta sejarah pembentukan dan penyusunannya sekaligus dengan muqaddimahnya, maka kita menemui 9 (sembilan) orang penyusunnya, yang delapan orang adalah Muslim dan hanya seorang saja yang bukan Muslim.

Dengan demikian tidak berlebih-lebihan kalau dinyatakan bahwa _Pancasila itu sendiri merupakan hadiah terbesar dan terpenting dari umat Islam Indonesia untuk Bangsa, Negara dan Tanah Air._

Dus (maka dari itu, bahasa Belanda), himbauan pemerintah agar Pancasila dijadikan asas kehidupan Bangsa Indonesia baik dalam kehidupan politik, sosial maupun utamanya pemerintahan, pada hakikatnya adalah himbauan setiap muslim yang sadar dan menghayati kehidupan ketatanegaraan di persada Indonesia ini.

Dengan demikian, _Pancasila tidak perlu dipersoalkan lagi, sebab masalahnya sudah selesai dan beres. Mempersoalkannya adalah tahshilul hasil membuang-buang waktu._ Perlu apa di siang hari menyalakan lampu, sedang sinar matahari terang benderang bertaburan di seluruh permukaan bumi. Yang terpenting sekarang pengamalannya. _Jangan cuma gembar-gembor dan banyak omong tanpa pengamalan._

#Dikutip dari Pidato Pembukaan KH.Badri Mashduqi selaku Rais Syuriyah Cabang NU Kraksaan dalam Konferensi Reformasi Cabang, yang diselenggarakan mulai tanggal 27 Rajab 1404 H. / 28 April 1984 M. di kantor Cabang NU Kraksaan.

Penulis : Saifullah

Publis : Admin

Komentar

Informasi Terbaru