Sabtu , November 17 2018
Home / Berita & Opini / Sambutan Ketua HASB Probolinggo (H. MUSTHOFA MIYONO, S. Ag)

Sambutan Ketua HASB Probolinggo (H. MUSTHOFA MIYONO, S. Ag)

JARGON KAKI (Sambutan Ketua HASB Probolinggo)

Saya selaku Ketua HASB Probolinggo menyampaikan secara kronologis terlebih dulu tentang sejarah berdirinya :

A. PARA PENGGAGAS BERDIRINYA HASB PROBOLINGO

1. Musyawarah Pertama

Setelah rapat APK – SBI yang berlangsung di Pantai Duta Paiton, hari Senin, 31 Juli 2017, pukul 16.12 – 16.40 WIB. Acara berlangsung singkat karena pada waktu itu tanpa diagendakan sebelumnya. Sebab agenda utama adalah kegiatan Syaikh Badri Institute (SBI). Namun setelah agenda SBI selesai dibicarakan, peserta musyawarah ini tidak langsung pulang, di antara mereka menguakkan kegelisahan, yaitu:

a. Melihat tingkat kehadiran para alumni pada saat Harlah Pesantren dan Haul Pendiri di Badridduja yang amat minim hadir.

b. Melihat jumlah santri yang ada masih dipandang minim, sementara PP.Badridduja sudah berumur lebih Setengah Abad.

c. Melihat hubungan Pesantren dengan para alumninya dipandang terjadi keterputusan komunikasi dan informasi, terutama mengenai perkembangan Pesantren, mereka (alumni) belum banyak mengetahuinya.

Dengan pertimbangan itulah, peserta musyawarah ini akan menindaklanjutinya melalui pertemuan lanjutan. Berhubung waktu sudah mepet ke shalat Maghrib, akhirnya musyawarah diakhiri.

Adapun nama para musyawarah yang hadir ini:
1. Solahuddin Al-Ayyubi (Kotaanyar)
2. H. Mustofa (Gending)
3. Abdullatif Hasbullah (Bawean Gresik)
4. Amir Mahmud (Kotaanyar)
5. Saifullah (Paiton).

2. Musyawarah Kedua

Musyawarah Kedua berlangsung di Kotaanyar (Rumah Solahuddin Al-Ayyubi), 15 Agustus 2017, pukul 14.30-17.00 WIB.

Adapun peserta musyawarah ini :
1. Solahuddin Al-Ayyubi
2. H.Mustofa
3. Amir Mahmud
4. Saifullah
5. Hilmy Imama

Dalam kesempatan ini Sdr. Abdullatif Hasbullah tidak ikut bergabung karena pertimbangan jarak tempuh (di Surabaya). Karena itulah, Sdr. Abdullatif Hasbullah diwakili sdr. Hilmy Imama.

Melalui kesempatan ini, diputuskan, sebagai berikut :

Membentuk Pengurus HASB Probolinggo

Untuk melanjutinya rapat tersebut, maka diputuskan pelaksanaannya pada 23 Agustus 2017 di PP.Badridduja.

B. MUSYAWARAH PEMBENTUKAN PENGURUS HASB PROBOLINGGO

Musyawarah Ketiga

Hari: RABU
Tgl : 23 Agustus 2017
Pkl : 08.00
Tempat: di PP.Badridduja
Agenda: Pembentukan Pengurus HASB Probolinggo.

Dalam kesempatan ini dihadiri Pengasuh PP.Badridduja, KH.Tauhidullah Badri dan jumlah nama-nama peserta musyawarah sejumlah 17 orang.

Musyawarah Keempat

Hari : SENIN
Tanggal : 11 September 2017
Pukul: 19.30 WIB
Tempat : Di Desa Randumerak Paiton (Rumah Ust.Sahrawi)

Pada kesempatan ini lebih dicurahkan untuk persiapan Pengukuhan Pengurus HASB Probolinggo yang telah disepakati pada hari Rabu, 20 September 2017, di Yayasan Al-Mu’iffah Sumberdawe Maron.

C. LANGKAH-LANGKAH YANG AKAN DILAKUKAN DALAM MENGGERAKKAN HASB PROBOLINGGO

Saya selaku Ketua HASB Probolinggo akan berupaya untuk mengerakkan organisasi ini dengan jargon “KAKI”. Ada apa dengan KAKI ? Berikut penjelasannya :

Pertama, huruf K, yang berarti :KOMUNIKASI

Tahap awal yang akan dibangun komunikasi antar Alumni. Dalam hal ini langkah yang akan dilakukan adalah pendataan alumni. Bagaimana kita akan bisa komunikasi kalau satu sama lainnya tidak saling kenal, tidak saling tahu. Dari komunikasi inilah kita serap aspirasi dari alumni agar kemudian aspirasi ini tidak menjadi bola liar.

Kedua, dengan huruf A, yaitu : ASPIRASI. Apa yang dimaksud Aspirasi ini ?

Yang jelas, dari sekian alumni mempunyai beberapa aspirasi. Namun demikian, jika aspirasi dari alumni tidak dikelola dengan baik dan rapi, maka pada akhirnya menjadi bola liar. Jadi aspirasi ini harus ditampung dan dikelola dengan baik. Harapan saya, aspirasi yang ada pada akhirnya cukup dicurahkan melalui pertemuan alumni pada waktu Harlah dan Haul Pendiri.

Ketiga, huruf K, yang disebut KOORDINASI

Koordinasi ini tidak sebatas antaralumni dengan Pesantren tapi juga antaralumni dengan alumni-alumni yang lain. Misalnya, bisa jadi ada yang berprofesi pengusaha atau mampu dalam bidang perekonomian, maka kita saling menopang satu sama lain. Bentuknya ya bermacam-macam.

Jadi perlu adanya koordinasi sehingga benar-benar sesuai harapan. Sekali lagi, koordinasi ini bukan hanya hal-hal kepesantrenan tetapi dalam hal pengembangan ekonomi. Mungkin ada alumni yang kuat bisa membantu yang lemah, karena kalau alumninya kuat maka Pesantren akan kuat dan kokoh.

Keempat, huruf I, yaitu INFORMASI. Apa yang dimaksud informasi ?

Pentingnya informasi, selama ini informasi dari dan tentang keberadaan Pesantren terputus, banyak alumni yang tidak tahu. Mungkin karena komunikasi, aspirasi yang tidak terkoodinir sehingga informasi pesantren tidak sampai secara utuh atau tidak nyambung. Untuk itu “JARGON KAKI” ini yang akan kami kembangkan dalam perencanaan atau program kedepan demi majunya sebuah Pesantren :

HASB BANGKIT PESANTREN MAJU

Selamat berjuang bersama HASB PROBOLINGGO…!

Probolinggo, 20 September 2017

Ketua HASB (Himpunan Alumni Santri Badridduja) Probolinggo
Ttd.

H. MUSTHOFA MIYONO, S. Ag

Check Also

Pendirian dan Pemikiran Kh. Badri Mashduqi terhadap Pancasila

*PENDIRIAN DAN PEMIKIRAN KH.BADRI MASHDUQI TERHADAP PANCASILA* KH.Badri Mashduqi adalah sosok yang memiliki sikap tegas, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *