Sabtu , November 17 2018
Home / Berita & Opini / Silaturrohim dan Pembagian Raport SMP-SMA Badridduja

Silaturrohim dan Pembagian Raport SMP-SMA Badridduja

SILATURRAHIM DAN PEMBAGIAN RAPORT

SMP FULL DAY SCHOOL DAN SMA UNGGULAN BADRIDDUJA

 Untuk mensenergikan keinginan lembaga dan orang tua dalam memajukan pendidikan , SMP Badridduja Full Day School dan SMA Unggulan Badridduja kemaren hari Ahad 28 Januari 2018 mengadakan acara SILATURRAHIM DAN PEMBAGIAN RAPORT dengan mengusung tema “ PENTINGNYA PERAN ORANG TUA DALAM MEMAJUKAN PENDIDIKAN”, hal ini selaras dengan dawuhnya Syaikhuna KH. Badri Masdhuqi selaku pendiri sekaligus pengasuh pertama PP. Badridduja Kraksaan bahwa didalam proses mencari ilmu tak ubahnya seperti menjalankan kendaraan yang mempunyai roda 3 seperti bemo atau becak, dan ketiga roda tersebut diumpamakan seperti murid, guru dan orang tua, jika salah satu diantara roda tersebut tidak selaras dan tidak sejalan baik putaran, keadaan dan manuvernya, maka kendaraan tersebut akan sulit untuk mencapai tujuan yang dimaksud, bahkan tidak ayal kendaraan tersebut mandek (menetap ditempat). لا يحي ولا يموت dan begitupun dalam dunia pendidikan. Tentulah hal tersebut tidak diinginkan oleh lembaga-lembaga dibawah Yayasan Badridduja, lebih-lebih SMP Full Day School dan SMA Unggulan Badridduja.

Acara kemarin dimulai dengan penampilan siswa-siswi SMP dan SMA Badridduja, baik itu pidato bahasa Arab, Inggris dan Mandarin serta kreasi siswa lainnya yang tentunya memakai bahasa asing tersebut yang memang merupakan salah satu program unggulannya. Kemudian dilanjutkan dengan tilawatil Qur’an yang dibaca oleh Wisnu Mahmudi siswa kelas IXa SMP, siswa peraih juara 3 MTQ tingkat Nasional di PP. Al-Amin Madura ini melantunkan bacaan ayat-ayat al-Qur’an dengan syahdu sehingga para undangan yang hadir terlena dalam alunannya.

Dilanjutkan sambutan Ust. Akiduddin, S.sos. M.Pd. selaku kepala sekolah SMP Badridduja Full Day School menyampaikan bahwa dilembaga yang dipimpinnya adalah memadukan ajaran agama dan umum, anak didik bukan hanya diharapkan sukses dikehidupan dunia namun juga diakheratnya, sehingga anak didiknya tidak hanya profesionalis namun juga agamis. “ anak didik kita semenjak pagi sudah dibiasakan sholat Duha dan membaca surat al-Waqi’ah yang mereka khususkan untuk kedua orang tua, keluarga dan gurunya, dilanjutkan dengan pembelajaran al-Qur’an serta kitab-kitab Salaf (kitab kuning), baru kemudian setelah istirahat dilanjutkan pelajaran-pelajaran umum berdasarkan kurikulum KEMENDIKBUD yang ada”. Tegasnya. Dengan memaparkan kegiatan-kegiatan dilembaga yag dipimpinnya, bapak dua anak ini berharap orang tua siswa juga harus aktif berperan didalam memikirkan dan mengembangkan lembaga sehingga pendidikan didalamnya menjadi pendidikan yang berkualitas dan menjadi tujuan yang dicita-citakan.

Sedangkan Arifin, S. Ag selaku kepala SMA Unggulan Badridduja dalam sambutannya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan lembaga yang dipimpinnya, salah satunya dengan menambah guru pendamping yang profesional untuk tiga bahasa asing tersebut dalam tahun yg akan datang.

Kemudian sebagai komite dan salah satu wali murid, H. Musthofa, S.Ag. menyatakan kekaguman dan keheranannya terhadap perkembangan serta prestasi yang dicapai oleh dua lembaga tersebut, lebih-lebih SMP, jika dibandingkan dengan infrastruktur sarana dan prasaran yang ada, lelaki berkacamata ini menyatakan “ jika ada sekolah yang mempunyai infrastruktur serta sarana prasarana yang lengkap dan mewah namun tidak dibarengi dengan prestasi-prestasi yang membanggakan, maka pendidikan didalamnya jelas menjalankan pendidikan yang tidak normal”. Ia menyatakan hal tersebut karna berdasarkan kenyataan yang ada, bahwa dalam umur SMP dan SMA yang masih sangat muda disertai sarana dan prasarana yang belum memadai tapi justru mampu dan bersaing dengan sekolah-sekolah yang lebih dulu serta lebih lengkap sarananya dalam meraih prestasi-prestasi pendidikan baik ditingkat kabupaten, provensi dan nasional.

Acara kemarin diakhiri dengan Mauidloh serta do’a oleh KH. Tauhidullah Badri selaku Pengasuh PP. Badridduja, dalam mauidlohnya bliau menyampaikan bahwa tokoh-tokoh dunia pendidikan dahulu  semacam, Sholahuddin al-Ayyubi, Muhammad al-Fatih, al-Ghozali, Ibnu Sina, al-Jabar dan lainnya justru lahir dari sekolahan-sekolahan yang bisa dibilang sama sekali tidak mempunyai sarana dan prasarana yang memadai, namun mereka mampu mengoncangkan dunia pendidikan bukan hanya didataran eropa, bukan hanya yang beragamakan Islam  namun non muslimpun mengakui akan ketokohan mereka . Hal inilah yang menjadi harapan bliau terhadap pendidikan di SMP dan SMA Badridduja, bahwa adanya dua lembaga tersebut dan lembaga-lembaga dibawah naungan Yayasan Badridduja harus mampu dan bisa menjawab tantangan dunia modern sehingga nantinya bisa mengembalikan tradisi Islam dalam dunia pendidikan terdahulu. (fm)

 

Publisher : Sanusi Wardana

 

 

 

 

 

Check Also

Pendirian dan Pemikiran Kh. Badri Mashduqi terhadap Pancasila

*PENDIRIAN DAN PEMIKIRAN KH.BADRI MASHDUQI TERHADAP PANCASILA* KH.Badri Mashduqi adalah sosok yang memiliki sikap tegas, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *