oleh

Tentang Catatan Kelahiran Alm. KH. Muzayyan Badri

TENTANG CATATAN KELAHIRAN KH MUZAYYAN BADRI

KRAKSAAN, (6/2/2020)—Pada Tahlilan keempat (Kamis) wafatnya KH Muzayyan, santri senior PP Badridduja, KHR Amiruddin Jazuli, dari Pragaan Sumenep, hadiri acara ini.

Kesan-kesan dari KHR Amiruddin Jazuli tentu banyak kisahnya, baik tentang pesantren Badridduja sendiri maupun kisah tentang putra-putri almarhum KH Badri Mashduqi. Beliau, Kiai Amir, mantan kepala Ponpes Badridduja di masa awal berdirinya pesantren ini, Badridduja (1967).

Tugas dari KH Badri Mashduqi, menurut Kiai Amir, adalah mencatat tanggal, bulan dan tahun kelahiran putra-putrinya, tercatat sampai sekarang dalam buku agenda pribadi Kiai Amir. Mulai dari putra pertama, KH Mustofa, baru Nyai Zulfa hingga KH Muzayyan (putra bungsu/paling akhir dari KH Badri Mashduqi).

“Kaule etugasi nyatet kelahiran potra-potre almarhum KH Badri Mashduqi, insya Allah, KH Muzayyan lahir taon 1978 (Saya ditugasi mencatat kelahiran putra-putri almarhum KH Badri Mashduqi, insya Allah, KH Muzayyan lahir tahun 1978),” tegas Kiai Amir.

Penulis : Saifullah

Publisher : Sanusi

Komentar

Informasi Terbaru