oleh

Terbentuknya Paguyuban Himpunan Alumni Santri Badridduja Jabodetabek

Alhamdulillah, semalam di kawasan Pulo Gebang Jakarta Timur, tepatnya di kediaman Bpk Syihabuddin (Alumni Senior Badridduja), beberapa Alumni Badridduja yg berdomisili di JaBoDeTaBek, dan dari berbagai angkatan atau generasi, bersepakat untuk menjalin ikatan yg lebih kuat dan lbh berkesinambungan, dgn membentuk Paguyuban Himpunan Alumni Santri Badridduja Se JaBoDeTaBek (Jakarta, Bogor, Tanggerang, dan Bekasi).

Diharapkan, smkn ada ikatan yg lbh menigkat dgn Pondok Pesantren Badridduja, ada ikatan batin yg smkn kuat dgn para Guru”. Bgt jg ada jalinanan dan ikatan yg terjalin scr kokoh dan terorganisir antar alumni, tdk sekedar adanya saling kenal/Ta’aruf, tp berlanjut adanya Ta’aluf (ikatan batin) dan jg Ta’awun.
Persahabatan bnyk macamnya dan ada bbrp tingkatan, sbgmn yg sy kutip dr sebuah tulisan: ada yg sebatas “Ta’aruffan”, persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan.

2. “Taariiihan”, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah, misalnya teman sekampung, atau satu almamater.

3. “Ahammiyyatan”, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik dll.

4. “Faarihan”, adalah persahabatan yang terjalin karena persamaan hobbi, seperti teman futsal, badminton, tenis, berburu, memancing dll.

5. “Amalan”, adalah persahabatan yang terjalin karena satu profesi, misalnya sama-sama dokter, guru, dan sebagainya.

6. “Aduwwan”, adalah seolah sahabat tetapi musuh, di depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, berusaha saling jegal atau mnjthkn dsb. Sprt diisyaratkan dlm ayt
“Bila engkau memperoleh nikmat, ia benci, bila engkau tertimpa musibah, ia senang.” (QS 3:120).

Krn itu Rasulullah menganjurkan dan jg mengajarkan do’a,

“Allahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yang bila melihat kebaikanku ia sembunyikan, tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan.”

7. “Hubban Iimaanan”, adalah sebuah ikatan persahabatan lahir batin, tulus saling cinta & sayang karena ALLAH, saling menolong, slg menasehati, slg menutupi aib sahabatnya, slg memberi hadiah, bahkan diam-diam dipenghujung malam, dan slg mendo’akan sahabatnya.

Boleh jadi ia jarang bertemu, tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala.

Dari ke 7 macam persahabatan diatas, 1 – 6 akan sirna di Akhirat. yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke 7, yaitu persahabatan yang dilakukan karena Allah (QS 49:10),

“Teman-teman akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena Ketaqwaan” (QS 43:67).

Selalu saling mengingatkan dlm kebaikan dan kesabaran.

Saudaraku yang aku cintai karena Allah..
“Sahabat, dengarkanlah sejenak…

Di riwayatkan, bahwa: Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala…

“Yaa Rabb…Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di Dunia, Shalat bersama kami, Puasa bersama kami dan berjuang bersama kami,”

Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah.”

(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab “Az-Zuhd”)

Al-Hasan Al-Bashri berkata:

“Perbanyaklah Sahabat-sahabat Mu’min-mu, karena Mereka memiliki Syafa’at pada hari kiamat.”

Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada Sahabat-sahabatnya sambil menangis:

“Jika kalian tidak menemukan aku nanti di surga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Allah ta’ala tentang aku”.

Betapa indahnya dan berartinya nilai persahabatan….

Semoga Paguyuban yg sdh dikokohkan semalam bisa bermanfaat dan smkn berkembang kedepan, Aamiin.

Publisher Abdullah Afyudi

Komentar

Informasi Terbaru